abdahdelphi.blogspot.com

Selasa, 15 Maret 2011

Israel khawatir pemutaran film MIRAL diputar di markas PBB karna mengandung kontroversi

NEW YORK (Berita SuaraMedia) - Israel telah mengeluh kepada PBB karena telah mengizinkan AS melakukan premier film kontroversial tentang konflik Israel - Palestina di markas PBB. Sebuah pertunjukan karpet-merah dari  film berjudul Miral yang disutradarai oleh pemenang penghargaan perfilman, seorang sutradara Amerika-Yahudi, Julian Schnabel, akan diadakan di gedung Majelis Umum PBB pada hari Senin lalu.
Film ini berdasarkan novel otobiografi oleh wartawan Palestina Rula Jebreal yang menyusuri jejak konflik Arab - Israel setelah tahun 1948 dari sudut pandang Palestina. Peran utama dimainkan oleh aktris India Freida Pinto yang terkenal atas perannya dalam "Slumdog Millionaire".
"Ini jelas merupakan keputusan politik dari PBB, salah satu yang menunjukkan penilaian buruk dan kurangnya keadilan," kata misi Israel untuk PBB dalam sebuah pernyataan yang meminta presiden Majelis Umum Joseph Deiss dari Swiss tidak untuk menjadi tuan rumah acara tersebut di kantor pusatnya.
Juru bicara Majelis Umum Jean-Victor Nkolo menyangkal adanya "link politik" untuk film, yang di-co-produseri oleh Perancis Israel, Italia, India.
"Ini hanya tempatnya," kata dia. "Beberapa film telah dipertunjukkan di PBB."
Tapi Haim Waxman, wakil duta besar Israel, mengatakan: "Kami tidak mengetahui adanya film-film lain dengan konten perdebatan politik yang telah menerima dukungan semacam ini dari presiden GA seperti film ini."
Pemutaran perdana Miral dilakukan sementara PBB meningkatkan pengutukan akan kegiatan pemukiman baru Israel di wilayah Palestina yang dikatakan menghalangi pembicaraan damai langsung kedua pihak yang bersengketa itu.
Dan film ini tidak biasa karena keterlibatan Schnabel, seorang Yahudi Amerika, yang memenangkan penghargaan sutradara terbaik di festival film Cannes untuk "The Diving Bell dan Butterfly" pada tahun 2007.
Schnabel dan Jebreal dan bintang dari film yang direkam di Israel dan Tepi Barat, akan hadir pada premier yang akan dihadiri oleh beberapa pemimpin misi PBB.
"Jelas itu cerita Palestina, tetapi itu sangat penting bahwa adalah orang Yahudi Amerika menceritakan kisah Palestina itu," kata Schnabel, 58 tahun, sebelum "Miral" ditampilkan di festival film Venesia, tahun lalu.
Seperti Jebreal, Miral dibesarkan di sebuah panti asuhan di Yerusalem Timur yang didirikan oleh seorang sosialita Yerusalem dari keluarga kaya Palestina, yang pada suatu pagi pada tahun 1948 menemukan 55 anak yang lolos dari desa yang direbut oleh militan radikal Yahudi.
Mengadaptasi itu bersama dengan penulisnya, film Schnabel menelusuri kehidupan kedua perempuan itu dari pembentukan panti asuhan sampai kesepakatan damai Oslo tahun 1993.
"Intinya adalah karena saya seorang Yahudi Amerika, dan itulah mengapa itu menyentuh saya karena itu merupakan bagian besar dari hidup saya," kata Schnabel.
"Sangat penting bagi umat Islam untuk mendengarkan itu, penting bagi orang Yahudi untuk mendengarkan itu, dan bagi Israel dan bagi semua orang di mana-mana," kata Schnabel.
Schnabel mengungkapkan bahwa proyek itu relevan untuk sejarah keluarga sendiri; "Datang dari latar belakang saya, sebagai orang Yahudi Amerika yang ibunya presiden Hadassah  Organisasi Zionis Wanita Amerika pada tahun 1948, saya pikir saya adalah orang yang cukup baik untuk mencoba untuk menceritakan kisah dari sisi lain."
Film ini didistribusikan di Amerika Serikat oleh Harvey Weinstein.
Naskah film ini ditulis oleh Rula Jebreal, berdasarkan novelnya. Film ini dirilis pada tanggal 3 September di Venice Film Festival 2010 dan pada tanggal 15 September 2010 di Perancis. Film ini ditetapkan untuk rilis pada tanggal 3 Desember 2010 di Inggris, dan pada tanggal 25 Maret 2011 di Amerika Serikat.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar