abdahdelphi.blogspot.com

Selasa, 15 Maret 2011

Tsunami di jepang ternyata mengungkapkan skandal terselubung pabrik nuklir jepang

TOKYO (Berita SuaraMedia) - Upaya untuk menawarkan kepastian atas krisis kebocoran nuklir yang melanda Jepang pada pasca gempa dan tsunami telah dirusak oleh ketidakterbukaan yang telah berlangsung lama atas keamanan dalam negeri.
Pabrik Fukushima Daiichi yang menua, yang telah diguncang oleh tiga ledakan sejak gempa berkekuatan 8,9 pada hari Jumat pekan lalu, telah berulang kali berada di pusat skandal tentang pemalsuan data keamanan.
Lima tahun lalu, operator pabrik, Tokyo Electric Power - dikenal sebagai Tepco - diperintahkan untuk melaksanakan pencatatan rinci setelah perusahaan mengaku pembacaan suhu untuk bahan pendingin di pabrik itu telah dipalsukan sejak tahun 1985.
Ini berarti bahwa inspeksi keselamatan berikutnya di pabrik didasarkan pada angka-angka yang salah.
Pengakuan itu datang sementara perusahaan berusaha untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat menyusul skandal yang lebih besar empat tahun sebelumnya.
Pada bulan September 2002, Presiden perusahaan itu Nobuya Minami, wakil presiden, ketua dan beberapa pejabat senior mengundurkan diri karena terbukannya aib itu setelah pemerintah Jepang mengungkapkan tuduhan bahwa setidaknya ada 29 kasus keretakan dan kerusakan lainnya terhadap reaktor telah ditutup-tutupi.
Skandal itu berpusat pada tiga lokasi nuklir, termasuk pabrik nomor satu dan nomor dua Fukushima.
Ada peringatan lebih lanjut atas keselamatan nuklir di Jepang lima tahun lalu setelah empat pekerja tewas dan beberapa lainnya luka-luka ketika uap bocor dari sebuah pipa yang rusak di pembangkit listrik tenaga nuklir Mihama di tengah negeri itu.
Ini adalah insiden ketiga di pabrik yang meningkatkan keprihatinan keamanan.
Pada tahun 1999 dua pekerja di sebuah pabrik pengolahan kecelakaan nuklir di Tokaimura meninggal akibat keracunan radiasi. Hanya beberapa bulan sebelumnya ada tuduhan pihak berwenang menutup-nutupi  kecelakaan di pembangkit listrik tenaga nuklir Tsurugura di utara Jepang.
Operator pabrik itu, Japan Atomic Power, dikritik setelah mereka butuh 14 jam untuk menutup situs tersebut setelah kebocoran air pendingin dari pipa.
Hal ini kemudian terungkap bahwa tingkat radiasi beberapa kali lipat lebih tinggi dari perkiraan sebelumnya.
Ada juga kemarahan di seluruh Jepang di tengah tuduhan penutup-nutupan yang menyusul kebakaran di reaktor Monju di Jepang tengah pada tahun 1995.
Butuh waktu hingga satu jam setengah untuk pemberian perintah untuk mematikan pabrik sepenuhnya setelah alarm awal berbunyi.
Dugaan yang kemudian muncul adalah bahwa rincian laporan tingkat bahaya insiden itu diduga telah dipalsukan dan video rekamannya bahkan telah diedit.
Prakiraan cuaca untuk Fukushima pada Selasa malam adalah bersalju dan berangin, bertiup ke arah barat daya Tokyo, kemudian bergeser dan meniup ke laut timur. Itu penting karena menunjukkan ke arah mana awan nuklir mungkin bergerak
Kementerian transportasi Jepang mengatakan telah memberlakukan zona larangan terbang di atas  radius 20 mil (30-kilometer) sekitar pembangkit listrik nuklir Fukushima Daiichi.
Juru bicara Departemen Hiroaki Katsuma mengatakan keputusan itu dibuat Selasa karena kekhawatiran bahwa partikel radioaktif bocor dari kompleks ke atmosfir bisa masuk ke dalam pesawat.
Pejabat Jepang mengatakan kepada Badan Energi Atom Internasional (IAEA) bahwa api reaktor berada di kolam penyimpanan bahan bakar - suatu area di mana bahan bakar nuklir sisa disimpan dalam keadaan dingin - dan bahwa "radioaktivitas sedang dilepaskan langsung ke atmosfer." Lama setelah api itu padam, seorang pejabat Jepang mengatakan kolam itu mungkin masih mendidih, meskipun tingkat radiasi yang dilaporkan telah menurun drastis.
Jika air mendidih, itu bisa menguap, mengekspos batang nuklir. Batang bahan bakar terbungkus dalam kontainer keselamatan yang dimaksudkan untuk mencegah  reaksi nuklir lebih lanjut, kata para pejabat nuklir. Tapi mereka mengakui bahwa mungkin sudah ada kerusakan pada kontainer.
Mereka juga menegaskan bahwa dinding bangunan kolam penyimpanan rusak.
Para ahli mencatat bahwa banyak dari radiasi yang bocor rupanya dari uap air yang mendidih. Itu belum termasuk yang dipancarkan langsung oleh batang bahan bakar, yang akan jauh lebih ganas, kata mereka

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar